Kota Mekkah dan Madinah merupakan kota yang sangat penting dalam sejarah perjalanan peradaban Islam. Di dua kota tersebut Islam berkembang pesat dan semakin luas pengaruhnya bagi dunia. Makkah dan Madinah merupakan tempat yang menjadi saksi perjalanan Pendidikan tauhid, ibadah dan muamalah Islam kepada umat nabi Muhammad. Rasulullah sendiri memberikan Pendidikan itu langsung kepada para sahabat dan penduduk kota Mekkah dan Madinah.

Kedua kota ini menjadi dua kota suci yang dimilik umat Islam di dunia. Di samping karena sejarahnya, saat ini keduanya sangat erat dengan kegiatan ibadah umat Islam berupa ibadah umrah dan haji. Kota Mekkah dan Madinah juga merupakan kota yang menjadi tempat diturunkan dan disempurnakannya Al-Quran.

Lalu jika demikian, mengapa kedua kota tersebut mendapat panggilan Al-Haramain? Kenapa ada sebutan Tanah Haram untuk salah satu dari kedua kota tersebut?

Ternyata, kata Haram sendiri memiliki dua pemaknaan dalam bahasa arab. Karena kata haram diturunkan dari dua kata yang berbeda namun berkaitan secara makna. Kata pertama diambil dari kata haruma-yahrumu. Di mana artinya merupakan terlarang, terlarang untuk dilakukan. Sedangkan yang kedua diambil dari kata al-ihtiraam, yang artinya adalah kehormatan.

Sekalipun asal katanya berbeda, namun sebenarnya memiliki keterkaitan. Sesuatu yang terlarang disebut haram, karena jika itu dilakukan, berarti melanggar kehormatan orang yang melarang.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka terlihat hubungan antara penyebutan kata al-haramain dan juga tanah haram untuk ke dua kota tersebut. Penyebutan Al-Haramain karena dua kota tersebut merupakan dua kota yang dihormati dan disucikan. Sedangkan penyebutan kata tanah haram, karena Allah banyak melakukan pelarangan-pelarangan khusus yang hanya diperuntukan untuk kota tersebut.

Sumber:https://konsultasisyariah.com/25833-mengapa-dinamakan-tanah-haram.html

Foto :http://elafgroup.com

KOMENTAR