Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Pesan Nabi ini begitu bermakna bagi Fajar Riyadi Kadi, seorang cosplayer (orang yang hobi berkostum ala karakter dalam film animasi, komik, maupun video games, red) dan pendiri Kamen Rider (pengendara bertopeng jepang,red) Surabaya. Berbekal kostum kamen rider itulah, ia mencoba berdakwah dengan mengajarkan anak-anak untuk beramal.

Hampir seminggu sekali, Fajar dan kawan kawannya sesama cosplayer berkumpul di Car Free Day, Surabaya. Berbekal kostum itulah, ia dengan percaya diri berkeliling menyapa anak-anak di sekitar Taman Bungkul. Assalamualaikum. Halo, sapa Fajar ramah. Melihat yang menyapa mereka adalah superhero bertopeng, maka anak-anak itupun berteriak kegirangan. Mereka pun berebut untuk meminta para superhero itu berfoto bersama. Nah pada saat itulah, kami mengajarkan anak-anak itu gemar beramal, ujar Fajar. Uang hasil amal itu diserahkan Fajar ke lembaga Nurul Hayat Surabaya.

Fajar menceritakan, sejak awal dirinya memang menyukai cosplay. Bahkan ia bersama teman-temannya membuat perkumpulan Kamen Rider Surabaya. Sebelum berdakwah dengan kostum, ia sering tampil diundang di mall-mall yang tersebar di Surabaya. Ya cuma untuk senang-senang aja mas, ujarnya. Lambat laun, dengan bertambahnya pemahaman keagamaan, Fajar menilai kegiatan itu kurang bermanfaat. Akhirnya ia memilih berhenti tampil menggunakan kostum.

Tiga kostum yang saya milik nganggur, ujar Fajar yang membeli kostum seharga kurang lebih tiga juta perbuahnya.

Setelah lama tidak terpakai, Fajar melihat beberapa kostumnya mulai berdebu. Sayang juga pikirnya. Tapi untuk memakai kembali dan tampil di mall seperti dulu, Fajar enggan melakukannya. Suatu ketika di tempat ia bekerja, akan mengadakan acara untuk anak-anak. Kepada pimpinannya Fajar mengusulkan, bagaimana jika acara tersebut diisi dengan tokoh superhero. Alhamdulillah acaranya lancar dan tanggapannya positif, ujarnya. Jadilah Fajar mengenakan kembali kostum yang sudah dua tahun ia tinggalkan.

Seusai acara itu, Fajar mendapat ide untuk menggunakan kostum tersebut sebagai sarana dakwah kepada anak-anak. Ide itu muncul setelah respon yang positif saat mengisi acara anak-anak. saya memang niatnya berdakwah. Karena ilmu minim, maka saya berdakwah dengan cara yang saya bisa, ujar pria yang hobi menggambar ini. Kini superhero beramal sudah memiliki banyak komunitas di luar Surabaya. Selain Gresik, ada juga komunitas superhero beramal di Malang dan Tangerang Selatan. Untuk bergabung bersama superhero beramal, sahabat gohijrah bisa menghubungi akhina Fajar di 087752934522 atau di facebook atau instagram dengan nama akun superhero beramal.

KOMENTAR