BATAM - Kajian Ustadz Khalid Basalamah kembali digelar pada Sabtu (21/7) ba'da isya dengan tema 'Palestina Yang Terlupakan'.

Dalam kajiannya, ustadz Khalid menceritakan berbagai pengalamannya safar ke Palestina beberapa kali, hingga akhirnya tertuang dalam buku terbitannya dengan judul yang sama.

Selain menjadi kiblat yang pertama bagi umat muslim untuk menjalankan sholat, bumi palestina adalah tempat dimana banyak para nabi dan rasul dilahirkan, hijrah di sana, maupun tempat wafatnya banyak para nabi dan rasul. Hingga tiada satupun dari para nabi dan rasul yang tidak pernah safar atau hinggap di tempat berdirinya masjid yang didirikan oleh nabi Ibrahim tersebut, yaitu masjidil Aqsha.

Selain itu, bumi palestina adalah bumi yang sangat diberkahi oleh Allah. Hingga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shalallahu a'laihi wassalam bersabda : “Tidak boleh melakukan perjalanan ibadah kecuali pergi ke tiga masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjidku (masjid Nabawi) dan Masjidil Aqsha.”

 

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Shalat di Masjidil Haram sebanding dengan 100 ribu kali shalat, dan shalat di masjid saya sebanding dengan 1000 kali shalat, dan shalat di Baitul Maqdis (Masjidil Aqsha) sebanding dengan 500 kali shalat.”

Begitu banyak hadits shahih maupun ayat-ayat Al-Quran yang dijabarkan oleh ustadz Khalid Basalamah mengenai keutamaan-keutamaan Palestina dan Masjidil Aqsha.

Selain itu, ia juga menjabarkan bagaimana perjalanan Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam saat isra' mi'raj, dimana dari masjidil Aqsha tersebutlah Rasulullah kemudian diangkat ke langit ke tujuh untuk bertemu dengan Rabbnya, seperti yang tertuang dalam Alquran Surat Al Isra' (17). Termasuk di dalamnya juga bagaimana ustadz khalid memaparkan bagaimana keadaan negeri yang kini tengah dijajah oleh zionis israel tersebut, bagaimana para anak-anak dan pemuda Gaza yang selalu menyibukkan diri dengan menghafal alquran sembari menanti syahid.

Maka dari itu, ia menghimbau agar umat islam khususnya para jamaah yang hadir untuk menyempatkan diri, meluangkan waktu meski hanya sekali seumur hidup untuk bisa safar ke Palestina, mendirikan sholat disana, yang mana keutamaan pahala yang didapat seribu kali lipat dibandingkan sholat di masjid biasa, serta dapat menghapus dosa-dosa. (HA)

KOMENTAR